Mappitek
 NEWS   REVIEW   DATABASE       INDONESIA 
      SILAKAN KLIK E-NEWSLETTER 8 MARET ...
 
Enter your email below:
 
Unsubscribe
Judul : Perempuan Mendahului Zaman, In Search of Living Traditions and Arts.Penulis  : Thung Ju Lan, Musiana Adenan, Yasmin Sungkar, Eko WidodoTebal : xxvii + 154 ...
Layanan Fren Duo yang diluncurkan PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) Juni tahun lalu, mampu mencapai pertumbuhan rat-rata 28 persen perbulan. Layanan yang merupakan inovasi pertama dan satu-satunya ...
visited : 328503
 
Review
Choose Catgeory :
Banjir Jakarta dan Penanganannya
Banjir yang terjadi di Jakarta dan Bogor, Sabtu lalu (13/2) hingga pekan ini, khususnya di daerah rawan banjir menunjukkan kinerja sistem pengendalian banjir Jakarta belum berjalan secara optimal. Tebal curah hujan yang terjadi pada saat itu lebih kecil jika dibandingkan dengan curah hujan pada tahun 1996, 2002, 2007 dan 2008. Tiap tahun upaya struktural dan non struktural dilakukan untuk mengatasi banjir, namun upaya tersebut kalah cepat dibandingkan dengan laju penyebab timbulnya banjir. Akumulasi dari faktor-faktor penyebab banjir, seperti sedimentasi alur sungai, pendangkalan, permukiman di bantaran sungai, dan sebagainya menyebabkan masalah menjadi rumit dan membutuhkan dana yang sangat besar untuk memulihkan kondisi biogeofisik sungai. Salah satu upaya untuk mengatasi banjir di Jakarta adalah membuat Banjir Kanal Timur yang dirancang untuk mengatasi banjir 100 tahunan. Pitoyo Subandrio, Kepala Balai Besar Sungai Ciliwing mengatakan, saat banjir sungai Ciliwung Sabtu lalu, jumlah korban mampu diminimalisir. Diharapkan proyek Banjir Kanal Timur dan revitalisasi Banjir Kanal Barat dapat mengurangi besaran banjir DKI Jakarta terutama di wilayah Timur dan sebagian wilayah Tengah
Banjir yang terjadi
42.75 KB
Review: 100 Hari Kementerian Riset dan Teknologi
Beberapa hari terakhir, Kementerian Riset dan Teknologi bergiat mempromosikan berbagai kegiatan mencakup program 100 hari dibawah kepemimpinan Menristek yang baru. Kendati era kepemimpinan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono berlanjut hingga 5 tahun ke depan, namun terdapat pergantian susunan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2, diantaranya jabatan Menteri Negara Riset dan Teknologi yang sebelumnya dipegang Kusmayanto Kadiman digantikan Suharna Surapranata. Berbeda dengan Kusmayanto yang berasal dari kalangan profesional (sebelumnya Rektor Institut Teknologi Bandung), pria yang biasa disapa Kang Harna ini berasal dari kalangan partai politik, tepatnya Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang telah berkoalisi dengan Partai Demokrat (PD) sejak Pemilihan Presiden lima tahun lalu. Selain latar belakang dari parpol, pria kelahiran Bandung 13 Desember 1955 ini, merupakan alumni Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) UI dan Teknik Fisika ITB program magister Instrumentasi dan Kontrol. ...read more
100 Hari.pdf
0.00 KB
Dibalik Musibah Uji Coba Roket Kendali Lumajang
Minggu lalu, salah satu roket uji coba milik konsorsium dibawah Kementerian Riset dan Teknologi di wilayah Lumajang, Jawa Timur melenceng dari sasaran. Para wakil konsorsium yang antara lain PT Pindad, PT Dirgantara Indonesia, PT LEN, ITB, BPPT, dan LAPAN ini, Jumat malam (29/1), memaparkan kronologis kejadian. Disebutkan, uji terbang roket rencananya melibatkan 14 roket, terdiri dari tipe RX 1210 single stage, RX 1213/1210 double stage serta RKN 200. Musibah terjadi pada peluncuran roket ke-10, yakni roket RKN 200 yang merupakan roket kendali. Sembilan roket yang diluncurkan sebelumnya terbang dengan performa sangat baik, termasuk roket tipe RX1213/1210 double stage. Sembilan roket tersebut merupakan jenis roket balistik. Saat pengujian roket RKN 200 double stage, selongsong dari roket tersebut menimpa halaman rumah singgah atau saung penduduk dan mencederai 2 orang yang berada di dalam saung tersebut. Kendati penyebab kegagalan masih dalam penyelidikan, namun laporan sementara menyebutkan diduga terjadi perubahan terhadap sistem kerja fin (sirip), sistem separasi, dan kinerja sustainer. Sementara angin pada saat roket RKN 200 diluncurkan bertiup cukup kencang, mencapai 15 knot. Dalam serangkaian tes sebelumnya, roket diterbangkan pada kecepatan angin dibawah 10 knot. “Angin pada saat itu kencang dan berubah-ubah. Idealnya roket kendali diluncurkan dalam kondisi kecepatan angin di bawah 15 knot, karena itu kami menunggunya sampai 1,5 jam untuk kembali meluncurkannya. Ketika sudah menurun kecepatannya baru kami luncurkan," kata itu Deputi Teknologi Dirgantara LAPAN Soewarto. Namun ketika telah meluncur, ternyata angin kembali kencang dan membuat roket bergeser 500 meter, menyasar ke sebuah rumah penduduk. Selain masalah kecepatan angin, kegagalan juga diduga terjadi pada sensor inersia yaitu sistem yang mengatur olah gerak actuator, sensor GPS (Global Positioning System), dan kamera pengintai. Roket Kendali Musibah tersebut tentu saja memicu keprihatinan berbagai kalangan, karena uji coba roket kendali terbilang baru. Sebelumnya, lebih banyak dilakukan uji coba roket balistik. Roket ini tidak memerlukan sistem kendali atau hanya diarahkan dari darat hingga mencapai posisi tertentu, lalu diluncurkan . Berbeda dengan roket balistik, jenis roket kendali dilengkapi “mata dan otak” didalamnya, sehingga bisa diarahkan ke target lain. Mata pada roket kendali disebut seeker atau pencari target menggunakan teknologi infra merah. Sedangkan, otaknya atau controller berisikan program-program (on board computer). Sementara actuator berfungsi menggerakkan roket. Jenis roket ini dilengkapi pula beragam sensor sehingga dapat terbaca kondisi dan kerja roket saat itu. Sistem kendali roket ada yang berjenis otonomous atau sistem kontrolnya berdiri sendiri, sehingga saat diluncurkan roket sudah memiliki peta kerja sendiri. Selain itu, ada juga roket kendali yang masih perlu memerlukan bantuan perintah kerja dari darat. Sistem kendali tersebut dapat dipasang di moncong roket (canard ) yang bisa sangat responsif dengan berbagai bentuk yaitu delta, trapezium, atau square. Atau, dipasang di sirip belakang (tail control). Sedangkan, daya dorong di bagian ekor (sistem motor) dibagi dua bagian yaitu buster dan sustainer. Buster berfungsi hanya untuk mendorong roket terbang sampai kecepatan tertentu, kemudian dilanjutkan sustainer untuk mempertahankan laju roket. Di Indonesia, sustainer menggunakan propelan dengan pembakarnya sigaret burning dengan daya bakarnya cukup lama, dan menghasilkan tenaga yang tidak terlampau besar. Keunggulan menggunakan sustainer, roket lebih mudah dikendalikan karena terbangnya tidak terlalu kencang, dan waktu terbangnya cukup lama. Roket kendali dapat diluncurkan dari berbagai arah tergantung kebutuhan, diantaranya diluncurkan dari udara ke permukaan (air to surface), permukaan ke permukaan (surface to surface), atau dari udara ke darat (air to ground). Sedangkan, daya jangkau bisa jarak pendek (sort range), menengah (medium range), atau jauh (long range), dengan kisaran radius 5- 1000 km. Kelebihan roket kendali, tidak hanya untuk target tidak bergerak (point target atau area target), tapi juga diarahkan pada target bergerak, seperti pesawat tempur dan kapal musuh. Sebelum diluncurkan, dilakukan serangkaian uji coba di darat. Dalam uji coba ini, simulasi dilakukan menggunakan software khusus. Parameter-parameter roket yang akan diluncurkan dimasukkan dalam komputer, termasuk sistem kontrolnya juga menggunakan software tersebut. Sehingga arah kendali roket akan terlihat dalam layar komputer. Juga dilakukan uji terowongan angin dengan memasang roket di dalamnya. Kemudian sistem kontrol dinyalakan untuk melihat arah gerak roket, baik kendali sirip, perputaran hingga kestabilan konfigurasi sistem . Tentu saja, kecepatan angin yang dipasang harus mendekati kecepatan roket. Meskipun tidak menggemparkan seperti halnya kejadian meledaknya roket di berbagai negara, nemun musibah tersebut memicu keprihatinan berbagai kalangan. Maklum saja, pengembangan roket di Indonesia telah dilakukan puluhan tahun silam, dimulai sekitar 1968 bersamaan dengan India . Namun, dalam perjalanannya tidak semulus Negeri Gajah tersebut. Berbagai kendala dihadapi kalangan perintis teknologi roket di Tanah Air, mulai dari political will yang memprioritaskan pada teknologi dirgantara hingga berdampak pada minimnya pendanaan dan ketersediaan bahan baku yang mendapat rintangan negara Adidaya. Disisi lain, teknologi roket bukan termasuk bidang publik yang bisa diserap dengan mudah dari negara-negara lain, karena dapat terkait ancaman pertahanan suatu negara. Dengan kata lain, teknologi roket dari hulu ke hilir sangatlah eksklusif. Namun, penguasaan teknologi roket tidak bisa dipandang sepele. India mampu “unjuk gigi” di bidang transportasi luar angkasa dengan meluncurkan sekitar 13 satelit, berkat roket–roket buatan dalam negeri. Bahkan, saat terjadi gerhana matahari Januari lalu, India meluncurkan serangkaian roket untuk mempelajari dampak gerhana matahari. Sementara, Indonesia masih harus menunggu antrian mendompleng roket India untuk luncurkan satelit hingga tahun depan. **Ap/Lea
Roket030210.doc
344.00 KB
Gempa di Selatan Indonesia Bertalu-talu
Belum genap satu bulan gempa melanda selatan Jawa Barat, guncangan tanah ini kembali menghampiri wilayah negeri kepulauan ini. Akhir September, giliran kawasan barat Sumatera Barat dilanda gempa berkekuatan 7,6 Skala Richter. Untungnya sumbernya tidak di segmen Mentawai yang kemunculannya dikhawatirkan selama ini. Namun pakar geologi,Danny Hilman Natawijaya memperkirakan gempa di segmen yang bersiklus 200 tahunan sudah waktunya "tiba". Data sejarah menyebutkan gempa di Mentawai pernah terjadi tahun 1650 dan 1833, menimbulkan tsunami sekitar 10 meter di pantai Padang. Selain gempa di barat Sumatera, kegempaan di selatan Jawa Barat dan Banten terutama di Selat Sunda perlu diwaspadai. Karena kegempaan di wilayah ini yang masih misterius menurut catatan sejarah pernah terjadi pada tahun 1907 dengan skala di atas 8 SR. Paling akhir gempa di Ujung Kulon, Jumat (16/9) petang, diketahui bersumber di ujung sesar Semangko yang menerus ke Zona Subduksi di selatan Jawa Barat.
Gempa Padang - Revie
35.00 KB
REVIEW: Mencermati Kabar dari Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi
Pelaksanaan Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi IX itu kemudian mengabarkan dua kabar yang memiliki sisi berbeda. Satu kabar tentang swasembada beras yang sejak pertengahan 2008 telah tercapai. Kabar lainnya, makin bergantungnya negeri ini terhadap gandum yang harus diimpor
REVIEW-70908.doc
29.00 KB
SELAMAT DATANG "HABIBIE TECHNOLOGY AWARD"
Untuk pertama kalinya, Rabu (20/8), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) memberikan anugerah penghargaan kepada ilmuwan. Penerima penghargaan yang dinamakan Habibie Technology Award yang pertama itu diberikan kepada Prof. Ir Said Djaurharsyah Jenie, ScD (alm), Ir Sutadi Suparlan, Msc, dan Dr Drs Suprapto Maat, Apt.MS.
HABIBIE award.txt
3.04 KB
Belajar Bioetanol dari Surabaya dan Brasil
JAKARTA: Seminggu belakangan ini berita energi alternatif di situs ini terus mengalir, seperti tenaga nuklir, jarak pagar, dan bioetanol. Khusus energi bioetanol, ada dua berita yang muncul yang bisa menjadi perhatian berbagai pihak berkepentingan, satu datang dari Surabaya dan satu lagi dari Jakarta.
BELAJAR BIOETANOL.rt
8.99 KB
Migrasi, Siapa Takut?
Kementerian Negara Riset dan Teknologi tengah menyusun dokumen migrasi Open Source Software (OSS). Pekerjaan itu ditargetkan selesai pada Agustus 2008.
Open Source.doc
27.50 KB
Memperbesar Peluang Energi Baru Terbarukan
Sejauh mata memandang ke pelosok negeri, terbentang sumber-sumber energi baru terbarukan, demikian para ahli sering menyebut. Sayangnya, aset alam nan melimpah di bumi pertiwi ini belum mampu menyumbang pasokan energi bagi kemakmuran bangsa. “Sudah ditargetkan melalui Perpres No 5/2006 untuk mengurangi penggunaan minyak bumi. Namun, hingga saat ini, belum ada action plan pemerintah kendati secara kebijakan atau regulasi sebenarnya sudah cukup,” ujar Arya Rezavidi, MEE, Ph.D, Direktur Pusat Teknologi Konversi dan Konservasi Energi BBPT.
MEMPERBESAR PELUANG
33.50 KB
Belajar dari Namru-2 dan "Blue Energy"
: Belakangan ini, kita belajar dari kasus Namru-2 dan "Blue Energy". Dua kasus itu memang tidak mirip dan tidak saling berhubungan, namun memberi pelajaran yang sama: kita tetap mesti berhati-hati bahkan di saat "terjepit". Kasus "Blue Energi" bagaikan angin surga yang datang begitu saja ketika pemerintah terjepit maraknya unjuk rasa anti kenaikan harga BBM.
BELAJAR DARI NAMRU-2
28.00 KB
Hari Kebangkitan Teknologi dan Kemampuan Inovasi
Beberapa hari lalu, Kementerian Riset dan Teknologi mengumumkan tema peringatan Hari Kebangkitan Teknologi, 10 Agustus, yaitu: "Inovasi dalam Pemberdayaan Industri". Pengumuman ini tenggelam dalam hiruk-pikuk berbagai persoalan lain yang ada di negeri ini, mulai unjuk rasa penolakan kenaikan harga bahan bakar minyak hingga isu korupsi.
HARI KEBANGKITAN TEK
27.50 KB
IGOS UNTUK PERANGKAT LUNAK LEGAL YANG MURAH
Pada 30 Juni 2004, sebanyak lima kementerian mencanangkan pengembangan perangkat lunak sumber terbuka di Indonesia dengan mengumumkan kerja bareng bertema "Indonesia, Go Open Source" atau Igos. Lima kementerian tersebut ialah, Kementerian Negara Riset dan Teknologi, Departemen Komunikasi dan Informatika, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Kementerian Negara Pedayaan Gunaan apartur Negara, dan Departemen Pendidikan Nasional.
IGOS UNTUK PERANGKAT
30.50 KB
KEMBALI MENANTI ENERGI ALTERNATIF
Beberapa waktu lalu, Kepala Balai Rekayasa Desain dan Sistem Teknologi BPPT Ir Soni Sulistia Wirawan M.Eng mengkhawatirkan bahwa Pertamina akan menurunkan kandungan FAME (Fatty Acid Methyl Ester) dalam biosolar dikarenakan lonjakan CPO (crude palm oil) yang tidak terkendali. Hal itu, lanjut dia, semakin menaikkan ketergantungan Indonesia kepada BBM untuk sektor transportasi. "Padahal, sekitar 60 persen BBM diserap sektor transportasi," ujarnya.
KEMBALI MENANTI ENER
26.50 KB
PLTN TIDAK POPULER TAPI TERUS DIANDALKAN
Ulasan yang diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman tentang Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), beberapa hari lalu, terdengar lugas dan tepat. Kusmayanto mengatakan, kebijakan pembangunan PLTN merupakan tindakan tidak populer namun harus disepakati ditempuh untuk mengurangi beban subsidi bahan bakar minyak.
PLTN.doc
246.50 KB
AWAS BENCANA
Ada yang secara jelas dikedepankan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) pasca-tsunami di Aceh (2004), yaitu perlunya masyarakat Indonesia waspada terhadap bencana.
awas bencana.doc
80.00 KB
Inovasi di Antara Dana Riset dan Kepentingan Pengusaha
Beberapa hari belakangan ini, besaran dana riset yang dianggarkan pemerintah kembali menjadi sorotan, menyusul kebijakan pemotongan anggaran sebesar 15 persen di seluruh instansi pemerintah. Rencana pemotongan itu kembali menggulirkan kenyataan bahwa selama ini dana penelitian yang dianggarkan pemerintah masih jauh dari ideal. Apalagi kini ada kebijakan pemotongan anggaran.
Inovasi di Antara Da
27.00 KB
Tak Semua Buku Iptek Menjlimet
Aset paling berharga bagi perusahaan pada abad 21 ialah ilmu pengetahuan dan pekerja terdidik (knowledge worker). Pengetahuan telah menjadi modal bagi pembangunan ekonomi, menggantikan sumber daya alam…. (Peter F Drucker, pakar manajemen)
RESENSI BUKU ZUHAL.s
71.50 KB
DANA PENELITIAN DIPANGKAS
Dunia penelitian di Indonesia makin muram? Boleh jadi. Apalagi, ketika target memenuhi anggaran riset yang mencapai 1% tak kunjung tercapai, kini anggaran riset di APBN ikut dipangkas hingga 15%.
Dana Penelitian 2008
29.00 KB
Tahu Tempe, Makanan Tradisional Berbahan Baku Impor
Siapa yang tidak mengenal tempe dan tahu? Santapan bergizi yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia ini akhirnya terjerat bahan baku kedelai yang sulit diperoleh. Kebijakan impor kedelai yang diterapkan beberapa tahun silam, toh tidak banyak membantu menyeimbangkan pasokan kedelai dalam negeri. Sementara, kalangan petani kedelai tidak banyak memiliki pilihan. Para pengrajin ternyata lebih memilih kedelai impor, karena mampu menghasilkan produk tahu tempe cukup baik.
kedelai.pdf
19.25 KB
Enewsletter 15 Jan 2008
Enewsletter 15 Jan 2008
enewsletter14Jan.pdf
25.54 KB
Catatan Bidang Energi 2007 (bagian III): Saatnya Indonesia Go Nuklir
Melihat pertumbuhan konsumsi energi listrik nasional saat ini yang relatif pesat, energi nuklir, menurut pengamat energi, sudah seharusnya dikembangkan secara bersamaan dengan sumber-sumber energi lainnya. Ini perlu dilakukan untuk menghindari ketergantungan pada satu jenis energi saja. Energi nuklir sebagai sumber pembangkit listrik sudah dimasukkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang 2005-2025 yang tertuang dalam UU No.17 /2007 tertanggal 15 Februari 2007. Dalam proyeksi periode 2015-2019 disebutkan akan mulai dimanfaatkan tenaga nuklir untuk pembangkit listrik dengan mempertimbangkan faktor keselamatan secara ketat.
Energi III 2007.pdf
28.30 KB
Tsunami Drill Di Wilayah Padat Industri
Setelah Padang (2005), dan Bali (2006), latihan untuk antisipasi tsunami (tsunami drill) 2007 dilaksanakan di provinsi Banten. Hampir seluruh wilayah yang mencakup sisi barat dari provinsi Jawa Barat, yaitu Serang, Lebak, Pandeglang, Tangerang, Cilegon, serta Tangerang ini, dipadati bangunan industri besar.
Tsunami drill .pdf
18.18 KB
Catatan Bidang Energi 2007 (Bagian II): Momentum Pengembangan Energi Terbarukan
Kenaikan harga minyak yang menembus angka US$ 100/barel memiliki implikasi yang luas bagi ekonomi Indonesia. Selain meningkatkan penerimaan migas sekaligus juga meningkatkan angka subsidi bahan bakar minyak (BBM) hingga 70 triliun termasuk subsidi PT PLN (Persero) yang mencapai 27 triliun. Sehingga diperlukan pengelolaan keseimbangan penerimaan migas dan subsidi BBM. Meningkatnya harga minyak mentah ini merupakan momentum pengembangan energi terbarukan. Tak ada pilihan lain.
energi2-2007.pdf
27.10 KB
ENewsletter 04 Jan 2008
ENewsletter 04 Jan 2008 berisi tentang Catatan Bidang Energi 2007 (bagian I), profil peneliti dan berita terbaru
enewsletter 4 Jan 20
28.26 KB
Mengamankan Pasokan Listrik Nasional
Catatan Bidang Energi 2007 (bagian I): Pemerintah melalui PT PLN (Persero) memiliki komitment yang tinggi untuk pembangunan kelistrikan. Terutama untuk mewujudkan misi pembangunan 100/75 atau pada HUT RI ke 75 rasio elektrifikasi mencapai 100 %. Untuk itu pembangunan prasarana kelistrikan harus terus berjalan. Termasuk diantaranya percepatan pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batubara sebesar 10 ribu MW. Selain untuk meningkatkan rasio elektrifikasi juga untuk melayani pertumbuhan permintaan listrik yang mencapai sekitar 7% per tahun.
energi-2007.pdf
28.96 KB
ENewsletter 17 Des 2007
ENewsletter 17 Des 2007
enewsletter 13 Des.p
77.48 KB
Perguruan Tinggi Antusias Lakukan Penelitian dan Riset
Berbagai perguruan tinggi aktif melakukan berbagai penelitian dan riset yang berkaitan dengan kesehatan seperti penyakit yang lagi popular saat ini, flu burung dan stroke. Tak hanya itu berbagai penelitian lainnya di luar bidang itu pun juga dilakukan. Ini bukti, bahwa mereka tidak “tanggap”, tapi malahan sebaliknya “concern” pada masalah yang dihadapi masyarakat saat ini.
uiversiti.pdf
16.30 KB
Tech-Indo Emagazine 30 Nop 2007
Tech-Indo Emagazine 30 Nop 2007
emagazine03.pdf
117.63 KB
PEMODELAN KERENTANAN PULAU - PULAU KECIL TERHADAP KENAIKAN MUKA LAUT
ABSTRAK Keunikan dan potensi sumberdaya alam pulau-pukau kecil perlu dikelola dengan baik karena dapat berdampak pada kesejahteraan kehidupan generasi mendatang. Akan tetapi, pulau-pulau kecil yang umumnya merupakan wilayah pesisir yang relatif datar dengan ketinggian yang relatif rendah terhadap muka laut merupakan wilayah yang paling rentan terhadap fenomena kenaikan muka laut maupun bencana kelautan lainnya. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan pulau-pulau kecil yang arif, yang diselaraskan dengan potensi sumberdaya alam dan adat istiadat masyarakat setempat serta adanya fenomena kenaikan muka laut (sea level rise).
kolom 2.doc
719.50 KB
ENewsletter 8th Nov 2007
ENewsletter 8th Nov 2007
enewsletter 8 Nop.pd
51.64 KB
Indonesia Urutan ke-3 Negara Penyumbang Emisi Besar Di Dunia Dipertanyakan
Kalangan ilmuwan Indonesia mulai gerah dengan laporan salah satu lembaga swadaya masyarakat Internasional (PEACE) yang mencantumkan kembali catatan Wetland Internasional dan Delft Hydraulic (LSM Internasional) mengenai peringkat Indonesia di urutan ke-3 sebagai negara penyumbang emisi besar di dunia. Bagaimana tidak, kendati sekedar laporan penelitian biasa namun jika dirujuk terus menerus, bisa menjadi laporan resmi dalam berbagai pertemuan dunia. Sementara, isi laporan memang mengejutkan banyak pihak, karena menempatkan posisi Indonesia yang sebelumnya dalam kategori non Annex (bukan negara penyumbang emisi terbesar), menjadi Annex I (kelompok negara penyumbang terbesar emisi dunia).
pemanasan.pdf
40.54 KB
ENewsletter 26 Oct 2007
ENewsletter 26 Oct 2007
enewsletter 26 okt.p
68.07 KB
EMagazine NO 02 TAHUN I/23 OKT 2007
EMagazine NO 02 TAHUN I/23 OKT 2007
emag02.pdf
175.85 KB
ENewsletter 5 Oct 2007
Melirik Reaktor Nuklir Terapung Pertama Dunia, Energi Alternatif Tingkatkan Efek Pemanasan Global, Pantai Barat Sumut Berpeluang Gempa Dan Tsunami dan lain-lain....
enewsletter 5 Okt.pd
55.57 KB
Melirik Reaktor Nuklir Terapung Pertama Dunia
Melirik Reaktor Nuklir Terapung Pertama Dunia
PLTN terapung.pdf
18.17 KB
MRCCC Pusat Pengobatan Penyakit Kanker Swasta Pertama
Pendiri Grup Lippo yang dijuluki The Magic Man of Bank Marketing, Mochtar Riady, belum lama ini berulang tahun. Pada hari istimewanya itu, Mochtar mendirikan pusat riset untuk pendidikan, teknologi, dan kesehatan yang diberi nama Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) di bilangan Aston Sudirman, Jakarta.
MRCCC.pdf
50.51 KB
ENewsletter 14th Sept 2007
ENewsletter 14th Sept 2007
enewsletter.pdf
202.12 KB
Pengelolaan Limbah Rumah Sakit Akan (Perlu) Diawasi
Siang itu, di lorong salah satu rumah sakit tampak sejumlah pengunjung. Sebagian tampak berdiri di jalur antrian, sedangkan lainnya hilir mudik menuju tempat tujuan masing-masing.Tidak ada seorang pun yang memperhatikan kondisi sekitar rumah sakit tersebut. Sekilas, lingkungan tampak terawat, tapi tidak pernah terpikirkan siapa pun jika bahaya mengintai dibalik lingkungan rumah sakit.
Limbah.pdf
60.51 KB
Suplai Bahan Baku Biodiesel Terkendala
Rencana pemerintah memasukkan biodiesel kedalam kebijakan penghematan energi nasional agaknya terganjal kenaikan harga CPO (crude palm oil) yang melambung tinggi. Kini, tengah diupayakan mengganti CPO dengan jarak pagar, namun masih butuh beberapa tahun agar ketersediaan suplai minyak jarak mencukupi. Apakah biodiesel masih menjadi kandidat untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil?
Biodiesel.pdf
56.69 KB
Pemerintah Perlu Pertegas Penggunaan Formalin
Baru-baru ini kita dihenyakkan lagi oleh pemberitaan soal makanan yang mengandung formalin. Bahkan lebih mengagetkan lagi, zat pengawet mayat ini juga dimanfaatkan industri untuk campuran produk kebutuhan sehari-hari yang biasa kita konsumsi.
formalin.pdf
50.81 KB
Gempa di Bengkulu (Tidak) Berpotensi Tsunami
Gempa susulan masih terus berlangsung setelah gempa berkekuatan besar mengguncang wilayah Sumatera bagian Barat pada 12 September lalu. Melihat “keadaan” seperti ini, kalangan pakar mengkhawatirkan frekuensi dan pola gempa susulan ini dapat memicu gempa besar serta tsunami.
gempa.pdf
41.85 KB
EMagazine NO 01 TAHUN I/16 SEPT 2007
EMagazine NO 01 TAHUN I/16 SEPT 2007
Publication1.pdf
250.94 KB
To Reveal Earthquake Mystery in Java
Two years ago a terrific earthquake hit Yogyakarta and surroundings. Experts on earthquake are now more aware of observing the phenomena of faults in Java. But it is regretful that no sufficient historic records that can be used for characterizing earthquakes in the region. In that regard, how can the historic tracks of earthquakes in Java be made available?
Earthquake.pdf
63.05 KB
Menguak Misteri Gempa Di Pulau Jawa
Dua tahun lalu gempa hebat mengguncang Yogyakarta sekitarnya. Kalangan peneliti gempa bumi seakan tersadar untuk mewaspadai patahan di wilayah Jawa. Masalahnya, tidak banyak dokumentasi yang dimiliki mereka mengenai karateristik gempa masa lalu di wilayah ini. Bagaimana menguak tabir riwayat gempa di pulau Jawa?
Gempa Bumi.pdf
195.71 KB
PLTN Solusi (terakhir) Atasi Krisis Energi
Perlahan namun pasti Indonesia berencana mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Peraturan Pemerintah No.43/2006 tentang perizinan Reaktor Nuklir tertanggal 15 Desember 2006 lalu, merupakan momentum awal kebijakan pemerintah Indonesia mengenai PTLN. Kini, tinggal menunggu dikeluarkannya Keppres bagi kalangan investor untuk terlibat dalam pengembangan PLTN di Indonesia. Namun, mengapa sebagian masyarakat menolak keras?
pltn.pdf
61.55 KB
'Catatan Kecil' Dunia Penelitian di Indonesia
Lembaga penelitian Indonesia boleh tersenyum lebar, pasalnya sebagian penelitiannya telah mencatat keberhasilan. Selain itu kerjasama dalam bidang teknologi dengan negara lain pun sebagian telah berbuah hasil. Tapi ‘kesuksesan’ ini dinilai sebagian kalangan masih ‘kurang’, karena minimnya jumlah paten, serta belum mampu menjembatani antara penyedia dan pengguna ilmu pengetahuan dan teknologi.
peneliti-3.pdf
55.09 KB
MRCCC Pusat Pengobatan Penyakit Kanker Swasta Pertama
Pendiri Grup Lippo yang dijuluki The Magic Man of Bank Marketing, Mochtar Riady, belum lama ini berulang tahun. Pada hari istimewanya itu, Mochtar mendirikan pusat riset untuk pendidikan, teknologi, dan kesehatan yang diberi nama Mochtar Riady Comprehensive Cancer Center (MRCCC) di bilangan Aston Sudirman, Jakarta.
MRCCC.doc
33.00 KB
iklan_space
 
Prof Dr Kris Tri Basuki
Dua jenjang pendidikan tinggi sebelumnya, Sarjana Muda maupun Sarjana, yang ditekuni Kris, di Universitas Gajah Mada (Yogyakarta), adalah di bidang kimia. Tetapi, saat  memilih program Pasca...
read more   
Minum Air Cukup, Cegah Batu Ginjal dan Infeksi Saluran Kemih
By: Parlindungan Siregar,Dr,dr SP.PD.KGH
Cairan tubuh yang baik, terbukti mencegah terbentuknya batu saluran kemih (Level of Evidende IB) dan infeksi saluran kemih (Level of Evidence IIB). Berbagai faktor yang menyebabkan terbentuknya batu ...
Jakarta : PT Mobile-8 Telecom Tbk (Mobile-8) menggandeng PT Bank Mandiri Tbk  dalam mempromosikan paket layanan internet kecepatan tinggi Mobi dengan modem Skytech yang memiliki fasilitas 3.5G ...
Sebagai salah satu perusahaan penghasil perangkat elektronik terbesar di dunia, Samsung kembali membuat terobosan baru dengan memproduksi layar sentuh berteknologi AMOLED yang nantinya bakal menjadi ...
Lenovo menyediakan dua laptop ThinkPad baru yang dapat memenuhi kebutuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM). Dikemas dengan kinerja dan beberapa penambahan yang membuat banyak perbedaan, ...