
Mitsubishi Motor Company (MMC) membuat mobil listrik. Selain ramah lingkungan, kendaraan ini juga tak butuh perawatan ekstra.
Kenichiro Wada, Project Manager MiEV dari Mitsubishi Motors Corp (Jepang), mengatakan, kendaraan ini menggunakan baterai sebagai tenaganya. Tak heran bila kendaraan ini zero emisi alias ramah lingkungan.
Baterai lithium ion (Li-on) dipasang di bawah lantai kendaraan, sehingga tidak mengorbankan ruang kabin hingga tetap nyaman untuk empat penumpang dewasa. Posisi ini didukung dengan penempatan motor dan inverter yang berada tepat di bawah bangku penumpang belakang. Pemasangan baterai di bawah lantai kendaraan ini juga memberi keuntungan pusat gravitasi i MiEV lebih rendah sehingga lebih stabil.
Dibandingkan mesin konvensional, motor listrik pada i MiEV lebih kecil, namun dapat menghasilkan tenaga tinggi pada pergerakan rendah. Dimensi motor ini sekaligus memberikan keuntungan bobot kendaraan lebih ringan dengan tenaga lebih besar. Dari ukurannya, kendaraan ini masuk dalam kategori mobil citycar.
Huruf ”i”dalam kendaraan ini merupakan simbol mobil mini Mitsubishi yang dikeluarkan di Negeri Matahari Terbit ini. Menurut keterangan dari Mitsubishi, kekuatan yang mampu dihasilkan motor ini adalah 47 kW atau setara dengan 64 PS.Dengan torsi maksimal adalah 180 Nm dengan pada putaran 8.500 rpm.Kecepatan maksimum yang dihasilkan adalah 130 km/jam.
Kendaraan ini memiliki dua cara pengisian baterai, yakni perangkat konvensional di rumah dengan tegangan 100 atau 200 volt dan sistem pengisian cepat yang teknologinya masih dikembangkan hingga saat ini. Pengisian dilakukan dengan menghubungkan kabel charger dengan steker listrik baik di rumah maupun di mana saja.
Baterai ini memiliki kepadatan energi yang tinggi. Setiap baterai Li-on pada I MiEV terdiri atas 22 modul, tiap modul dilengkapi dengan 4 sel.Total, seluruh baterai memiliki daya 300 volt menghasilkan tenaga 16 kWh. Baterai Li-on i MiEV dapat diisi ulang dengan kapasitas 80 persen selama 7 dan 14 jam untuk masing-masing daya 100 volt dan 200 volt.
Adapun untuk pengisian cepat hanya membutuhkan waktu 30 menit. Dengan posisi baterai terisi penuh, i MiEV bisa menempuh jarak 160 km untuk sekali pengisian ulang baterai. Namun, jarak ini akan berkurang 20%–30% jika sistem penyejuk udara (AC) dinyalakan selama perjalanan.
“Semua sistem yang menggerakkan mobil ini tidak perlu perawatan setidaknya selama lima tahun ke depan,” tutur Kenichiro, seperti dikutip dari Harian Seputar Indonesia. Varian andalan Mitsubishi ini akan menggebrak pasar Jepang 2009 mendatang. Jika semua sesuai jadwal, produk ini akan dipasarkan di luar Jepang pada 2010.
Hingga kini Mitsubishi Motor Company (MMC) tengah menjalin kerja sama dengan perusahaan energi dan listrik Jepang, seperti Tokyo Electric Power Company, Chugoku Electric Power, dan Kyushu Electric Power untuk mendukung infrastruktur yang ada.** (Sindo) Foto : Sindo