13 Desember 2007
Teh Hijau Obat Antikanker Payudara
Tim Ilmuwan yang dipimpin Radha Maheshwari, Profesor Patologi dari Departemen Ilmu Kesehatan Uniformed Services University (USU) dan seorang sarjana Rajesh Loganathan Thangapazham menunjukkan bahwa teh hijau memiliki efek antitumor pada sel kanker payudara.
Saat ini, kanker dikenal sebagai penyakit yang disebabkan oleh tumbuh kembangnya sel yang berkelompok dan membentuk gumpalan atau disebut tumor. Tumor ini bisa menjadi jinak atau ganas. Tumor ganas bisa cepat menyebar ke seluruh jaringan sel tubuh manusia dan berkembang dalam bentuk tumor baru. Mereka bisa menyerbu dan menyerang ke dalam darah,jaringan sel limfa, sirkulasi darah, dan bisa tumbuh di setiap bagian tubuh manusia.
Dr Maheswari melakukan studi untuk mengamati teh hijau yang memiliki kemampuan untuk menyerang balik sel kanker payudara, dan juga diidentifikasi sebagai mekanisme yang berperan menghambat efek pertumbuhan dari sel kanker. Studi dengan pendekatan epidemiologi ini menyarankan bahwa risiko kanker payudara ditemukan berkurang bagi penduduk di negara-negara Asia yang memang mengonsumsi teh hijau.
Studi tersebut telah menunjukkan bukti klinis secara signifikan, mengenai kemampuan phytochemical ini untuk mengaktifkan program antikanker sel tumor yang membantu kesuksesan chemotherapy. Hasil kesimpulan studi ini akan di publikasi dalam jurnal ilmiah The Journal of Cancer Biology and Therapy, edisi Desember 2007,Volume 6, isu 12. Studi yang dilakukan Maheswari tersebut menunjukkan bahwa teh hijau efektif menghindarkan kasus tumor sebagaimana kemampuannya untuk mengurangi penyakit akibat kanker.
Teh hijau juga ditemukan mampu menghambat pertumbuhan sel tumor bahkan mampu membunuh sel kanker payudara.** (Sindo 11/12)
Dec 02, 2009 -
UI Menerbitkan Majalah UNIVERSITY
Jakarta : Universitas Indonesia (UI) memiliki majalah University yangdiperuntukkan bagi sivitas akademika dan masyarakat. La...
Feb 01, 2008 -
Biji Buah Nyamplung Bahan Baku Alternatif Minyak Tanah
Semakin menipisnya cadangan minyak dari bahan bakar fosil memang mengkhawatirkan banyak pihak.Paling tidak, naiknya harga minyak mentah dunia, USD99 p...
Jan 31, 2008 -
Pil KB Turunkan Risiko Kanker Rahim
Tim peneliti di Inggris memaparkan, pil pengontrol kelahiran atau keluarga berencana (KB) mampu melindungi wanita dari risiko kanker rahim selama 30 t...
Jan 30, 2008 -
ITS Resmikan NasDEC
Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) memiliki National Ship Design and Engineering Center (NasDEC) atau Pusat Desain dan Rekayasa Kapal Nasional....
Jan 22, 2008 -
Subsidi BBM Diusulkan Dialihkan ke Subsidi Pangan
Pengamat ekonomi dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM-UI) mengusulkan adanya pengalihan subsidi Bahan Bakar Minyak...
Jan 22, 2008 -
Radiasi Ponsel Sebabkan Gangguan Tidur
Sebuah studi menyatakan radiasi ponsel bisa menyebabkan gangguan tidur atau insomsia dan sakit kepala. Tidur tak nyenyak membuat kemampuan tubuh mempe...
Jan 21, 2008 -
IPB Terkendala Dana Riset
Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr Ir Herry Suhardiyanto, MSc dalam diskusi di Kampus IPB, Darmaga, Bogor, belum lama ini mengungkapkan pihakny...
Jan 09, 2008 -
Anggaran PTN Untuk Penelitian Kurang
Dalam peraturan biaya satuan pendidikan tinggi (BSPT), Perguruan TInggi (PTN) seharusnya menganggarkan 9,6 persen dari total anggaran operasionalnya u...
Dec 20, 2007 -
Untar Perkenalkan Komputer Pendeteksi Penyakit
Universitas Tarumanagara belum lama ini memperkenalkan karya terbarunya berupa komputer pendeteksi berbagai penyakit. Mulai dari penyakit ringan seper...
Dec 11, 2007 -
Teh Bantu Kembalikan Sel kulit Pasien Kanker
Para peneliti dari Universitas California of Los Angeles (UCLA) menyimpulkan bahwa ekstrak teh efektif untuk mengobati pasien yang menderita kerusakan...